Minggu,19 Oktober 2025

Kabarsimalungun.com || SIMALUNGUN – Gashuku Dojo & Exebisi KATA Wadokai Karate-Do Sumatera Utara gelar tournamen wadokai exebition tahun 2025 di Dojo Yayasan Pondok Pesantren DR.Syekh Salman Da’im Bandar Rejo Kecamatan Bandar Masilam Kabupaten Simalungun Sumatera Utara, Minggu 19 Oktober 2025 pukul 09.00 Wib hingga selesai.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin wadokai dalam mengevaluasi dan menganalisis para peserta didik di masing-masing dojo guna lebih meningkatkan kuwalitas pembelajaran dan pelatihan serta peningjatan mutu skil masing-masing siswa yang mengikuti rutinitas pelatihan.

Kegiatan tournamen wadokai exebision tahun 2025 ini dipimpin langsung oleh wasit-wasit tingkat nasional maupun internasional dari tingkat Sumatera Utara, juga dihadiri oleh para pelatih dari masing-masing dojo dan diikuti puluhan peserta dari Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Batu Bara.
Kegiatan tournamen Gashuku Dojo dan Exebisi KATA Wadokai Karate-Do Sumatera utara ini berlangsung di Aula Akbar Yayasan Pondok Pesantren DR. Syekh Salman Daim Nagori Bandar Rejo Kecamatan Bandar Masilam Kabupaten Simalungun Sumatera Utara ini diikuti oleh 4 (empat) perguruan pendidikan diantaranya Santri Pondok Pesantren DR.Syekh Salman Daim, Siswa Perguruan Taman Siswa Desa Simpang Kopi Batu Bara, Siswa Perguruan Alawashliyah Desa Tanjung Kubah Batu Bara dan Siswa Perguruan YAPI Desa Sipare-pare Kabupaten Batu Bara.

Pimpinan Perguruan Yayasan Pondok Pesantren DR.Syekh Salman Daim Rahmat Hidayat.S.Ag.,M.P dilokasi tournamen kepada wartawan mengatakan “kegiatan tournamen kita hari ini dipimpin langsung oleh tim Pengurus Wadokai Sumatera Utara yang diantaranya bapak Haryanto, Romauli Siringoringo.S.Pd, Suwito Pangondian Purba, Sumantri, Einer Kordian Tamba, Titan Hamonangan Sitanggang danArya Graha Napitupulu, bapak-bapak kita ini semua sudah tidak diragukan lagi kemampuannya dibidang masing-masing”, ucapnya kepada wartawan.

Dkatakan oleh Rahmat Hidayat.S.Ag.,M.Pd “kegiatan ini rutin kita laksanakan dengan tujuan untuk menguji sejauhmana kemampuan para peserta dalam mengikuti kegiatan latihan selama ini, sehingga kita dapat memastikan produc yang dihasilkan selama mengikuti latihan wadokai ini benar-benar pruduc yang berkuwalitas, sehingga pada saatnya nanti apa bila mengikuti kegiatan open turnamen atau kejuaraan nasional maupun internasional hasilnya tidak mengecewakan”, ucapnya.
Disamping itu, kata putra ke lima dari Allahuyarham Buya DR.Syekh Salman Daim ini “disini kita ciptakan santri-santri kita di Pondok Pesantren ini yang memiliki kemampuan diberbagai bidang, jadi intinya mereka para santri-santri kita disini tidak hanya diajarkan ilmu-ilmu agama semata, atau yang lebih dikenal bahwa santri itu hanya pandai mengaji dan sholat, namun kita disini lebih dari itu, kita bekali santri-santri kita itu dengan berbagai ilmu pengetahuan, ini salah satu diantaranya pembekalan ilmu bela diri dari wadokai Karate-do, sebagai bekal buat para santri nantinya setelah keluar dari Pesantren”, jelas Rahmad Hidayat.S.Ag.,M.Pd kepada wartawan.

Pantauan wartawan langsung dilokasi, terlihat puluhan santri sedang asyik mengikuti kegiatan Tournamen, dilengkapi dengan fasilitas yang memenuhi persyaratan mereka aktif mengikuti kegiatan, baik sparring partner maupun single, dan hingga berita ini dipublikasikan kegiatan tournamen masih berlangsung.[as-red]






























