Beroperasi Tanpa KeIengkapan Ijin PD IWO Desak Pemkab Batubara Tutup PT. Tunas Pilar Sejahtera

Kabarsimalungun.com || BATU BARA — Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online Kabupaten Batubara mendesak Pemkab Batubara untuk menutup PT. Tunas Pilar Sejahtera yang bergerak dibidang Batching Plant yang berlokasi di Dusun X Desa Mangkai Lama, Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batubara.

Desakan itu disampaikan Ketua IWO Kabupaten Batubara, Darmansyah, Selasa 20/1/2026 sekitar pukul 12:45 Wib di Lima Puluh.

Dikatakannya, “kita menduga PT. Tunas Pilar Sejahtera yang memproduksi Readymix itu beroperasi tanpa dokumen atau izin”. “Baik izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Sertifikat Layak Fungsi (SLF), izin Lokasi, izin Operasional, dokumen Lingkungan (UKL/UPL)”, ucap Ketua IWO yang akrab disapa Darman itu.

Sedangkan dokumen-dokumen tersebut menjadi syarat sah perusahaan industri untuk beroperasi. “Tanpa dokumen-dokumen tersebut, maka perusahaan tersebut “ilegal, tandasnya.

Untuk itu PD IWO mendesak Bupati Batubara, H Baharuddin Siagian melakukan penegakan Perda dengan menutup PT Tunas Pilar Sejahtera secara permanen”, tegas Darman.

“Apalagi perusahaan yang bergerak dibidang Batching Plant itu tidak menghasilkan PAD, “ujar Darman.

“Kita juga mendesak Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Batubara untuk melakukan penyelidikan terkait izin penggunaan Air Bawah Tanah (ABT), serta dugaan penggunaan BBM Bio Solar non industri”, desak Darman.

Sebelumnya Kabid Tata Ruang Dinas PUTR Kabupaten Batubara, Ardi Zikri mengatakan, bahwa pihak PT Tunas Pilar Sejahtera pernah mengajukan usulan lokasi Batching Plant, namun dikembalikan karena surat sewa atau kepemilikan belum ada”, ucap Ardi.

Terkait izin operasional Batching Plant PT Tunas Pilar Sejahtera, Kabid Perizinan DPMPTSP Kabupaten Batubara, Pajrin menyebutkan, DPMPTSP belum ada menerbitkan izin operasional perusahaan tersebut, “ucapnya.

Kemarin mereka sudah pernah mengajukan izin, “cuma berkas belum selesai, terus mereka belum ada datang lagi”. Itu kalau memang sudah operasional, kita lapor pimpinan dulu”, ujar Pajrin. [Martua]

59 Pembaca
error: Content is protected !!