Terjangkit Malaria, Warga Perbatasan RI-PNG dirawat Satgas Yonif MR 413 Kostrad

  • Bagikan

Kabarsimalungun.com

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Pitewi memberikan perawatan kepada salah satu warga Kampung Pitewi Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom yang terjangkit penyakit malaria Tertiana.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto S.H., M.Han dalam konfirmasinya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Selasa (9/2/2021).

Disebutkan Dansatgas bahwa warga yang diketahui bernama Anang (54), dinyatakan terjangkit penyakit malaria Tertiana oleh anggota Pos Pitewi setelah dilakukannya Rapid Diagnotic Test (RDT) di kediamannya saat Satgas melakukan pengobatan keliling.

“Bapak Anang baru menyadari bahwa selama sepekan mengalami demam yang tak kunjung turun. Untungnya Pos pimpinan Kapten Inf Rum Patria Misa melakukan kegiatan pengobatan secara door to door atau keliling dari rumah ke rumah di Kampung Pitewi. Mendengar keluhan itu, personel kesehatan Satgas memeriksanya melalui pengecekan RDT. Alhasil Bapak Anang positif terkena malaria Tertiana, ” ungkap Anggun.

Sementara itu, Kapten Inf Rum menambahkan bahwa Anang lebih memilih untuk dirawat di rumahnya, karena ia hanya hidup berdua dengan istrinya.

“Sebelumnya sudah kami tawarkan untuk dirawat di Pos, namun ia lebih memilih dirawat di rumahnya, karena putra-putrinya jauh merantau di luar Papua. Namun demikian kami tetap dapat mengontrol perkembangan kesembuhannya dengan mendatangi Bapak Anang setiap 6 jam sekali saat mengganti Infus, ” jelasnya.

Mendapat pengobatan dari Pos, Anang begitu terharu dan mengucapkan terima kasih kepada Pos Pitewi Satgas Yonif MR 413 Kostrad.

“Terima kasih bapak-bapak Satgas atas perhatiannya kepada saya dan warga Kampung Pitewi, semoga kebaikan Satgas selama ini mendapat balasan yang setimpal dari Tuhan yang Maha Kuasa, Amin, ” harap Anang. (Al,Red)

Komentar Anda
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!