Kabarsimalungun.com || BATU BARA — Sebanyak 6 fraksi yang ada di DPRD kabupaten Batu Bara kompak menyoroti besarnya sisa anggaran lebih (Silpa) APBD tahun 2025.
Sorotan tersebut disampaikan fraksi pada rapat paripurna pandangan umum fraksi atas penyampaian LKPj Pemkab Batu Bara, Selasa (31/3/2026).
Sekedar diketahui, Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal telah menyampaikan LKPj Pemkab Batu Bara tahun 2025 pada rapat paripurna DPRD Batu Bara pada Senin 30 Maret 2026.
Fraksi Karya Pembangunan Nasional (FKPN) melalui ketuanya Ismar Khomri mempertanyakan jumlah Silpa t.a 2025 adalah sebesar Rp74.021.163.161,68 atau sekitar 6,25% dari APBD tahun 2025.
”Fraksi Karya Pembangunan Nasional tetap meminta penjelasan terperinci, apakан Silpa ini merupakan hasil dari efisiensi belanja daerah, ataukah cerminan dari rendahnya daya serap OPD dalam mengeksekusi program-program strategis,” tegasnya.
Ismar sangat menyayangkan jika terdapat program yang menyentuh kepentingan langsung masyarakat Batu Bara seperti perbaikan infrastruktur desa atau bantuan sosial yang tidak terealisasi sehingga menjadi sisa anggaran.
Fraksi PAN melalui ketuanya Khairul Bariah mengatakan Silpa tahun 2025 ini dinilai cukup besa. Fraksi PAN mempertanyakan Silps yang cukup besar itu akibat apa.
”Apakah ada penghematan akibat dari Silpa yang terjadi, atau memang ada OPD yang tidak mampu untuk merealisasikan anggaran yang sudah di alokasikan, sementara masih banyak infrastruktur yang rusak yang belum terjamah,” tanyanya.
Fraksi KDRI melalui ketuanya Muhklis BN memberikan pandangan terhadap silpa tahun anggaran 2025, apakah silpa ini sisa dari kegiatan atau kegiatan yang tidak dilaksanakan.
”Karena itu kami meminta kepada seluruh opd instansi terkait, untuk menyiapakn seluruh dokumen yang diperlukan dalam pembahasan sehingga setiap pembahasan berjalan dengan lancar. kami memberikan rekomendasi perbaikan untuk tahun anggaran berikutnya terutama terkait program yang dinilai masih lamban berjalan,” tandasnya.
Fraksi Partai Gerindra melalui ketua fraksi mempertanyakan apakah Silpa ini sisa dari kegiatan atau kegiatan yang tidak dilaksanakan menyangkut tentang sisa anggaran di tahun 2025 fraksi gerindra menyarankan dan menegaskan sisa anggaran yang begitu besar untuk kedepannya harus dengan terukur dan lebih baik sehingga sisa.
Selain mempertanyakan Silpa,
Fraksi PDI Perjuangan melalui ketuanya Jalasmar Sitinjak berharap kepada Pemkab Batu Bara agar memperkuat pengawasan internal dan akuntabilitas kinerja Organisasi Perangkat Daerah dan meminta agar OPD tidak rangkap jabatan terlalu lama.[Martua]
Rapat Paripurna DPRD Batu Bara: 6 Fraksi Soroti Silpa Tahun 2025
Rekomendasi untuk kamu

Kabarsimalungun.com || BATU BARA — Satuan Reserse Narkoba Polres Batu Bara berhasil mengungkap kasus peredaran…

Kabarsimalungun.com || MEDAN – Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bersama Ketua DPRD, Sugiarto,…

Kabarsimalungun.com || SIMALUNGUN – Gerak cepat jajaran Polsek Balata berhasil mengungkap kasus pencurian meteran air…

Kabarsimalungun.com || MEDAN — Pemerintah Kabupaten Batu Bara kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola…

Kabarsimalungun.com || BATU BARA — Disela-sela penyampaian pandangan umum fraksi atas penyampaian LKPj Pemkab Batu…

Kabarsimalungun.com || BATU BARA — Menyikapi laporan masyarakat, Sat Resnarkoba Polres Batu Bara melakukan penggerebekan…

Kabarsimalungun.com || BATU BARA — Sudah hampir dua bulan, kasus pembobolan serta pencurian di rumah…

Kabarsimalungun.com || Simalungun – PKS Sei mangkei merupakan PKS dalam naungan Badan Usaha Milik Negara…

Kabarsimalungun.com || SIMALUNGUN – Komitmen Pemerintah (Pemkab) Kabupaten Simalungun dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kembali…

Kabarsimalungun.com || SIMALUNGUN – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Simalungun melakukan kegiatan…

Kabarsimalungun.com || Way Kanan — Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Kabupaten Way…



















