PKS Sei Mangkei Atur Strategi Pembelian TBS Pihak 3 Dalam Persaingan Dengan PKS Sekitar

Kabarsimalungun.com || Simalungun –  PKS Sei mangkei merupakan PKS dalam naungan Badan Usaha Milik Negara ( BUMN  ) yang terletak di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, dan PKS Sei mangkei ini milik PT. Perkebunan Nusantara IV Regional I di Kabupaten Simalungun Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun Sumatera Utara.

PKS Sei mangkei PTN IV regional I di Kabupaten Simalungun ini  mempunyai daya saing dengan PKS milik PTPN IV regional II diantaranya ” PKS Gunung Bayu, PKS Mayang, PKS Tinjauan, PKS Dolok Sinumbah, PKS Bah Jambi, PKS Dolok ilir, ” ke 6 PKS milik PT. Perkebunan Nusantara IV regional II ini juga di sinyalir menerima TBS pihak 3 milik rakyat (petani) dan ada sekitar 6 PKS swasta di radius kurang lebih 20 km dari PKS Sei mangkei yang menjadi rival pembelian TBS masyarakat tersebut.

Dalam bincang-bincangnya dengan wartawan, manager PKS Sei Mangkei Muhammad Abdu kepada wartawan Selasa, 31/3/2026 menjelaskan 

“dalam hal ini PKS Sei mangkei memiliki strategi dalam mencari dan membeli TBS pihak ke 3 dengan petani sekitar kecamatan Bosar Maligas, Bandar, Hutabayu Raja, dan Bandar  Masilam, bahkan hingga kewilayah kabupaten lainnya, mengingat dalam kurun waktu satu hingga dua daswarsa terakhir pertumbuhan Pabrik Kelapa Sawit diwilayah kita sangat meningkat tajam”, ujarnya.

Dijelaskannya “PKS Sei Mangkei dalam pembelian TBS pihak ke 3 milik rakyat diantara setrateginya tidak adanya potongan di setiap pembelian TBS milik rakyat dan dengan difokuskan pada kepatuhan kebijakan NO Deforestation, NO Peat, NO Exploitation (NDRE), ketertelusuran dan kemitraan berkelanjutan perusahaan menerapkan audit MTV (Monitoring Reporting Verification), ucap manager.

Masih menurut manager PKS Sei Mangkei “kepada para pemasok atau suplier diterapkan harga sesuai dengan  penetapan pemerintah guna menjaga kesejahteraan petani, dalam hal ini manajemen PKS Sei Mangkei menegaskan senantiasa  menerapkan setrategi dan kebijakan utama perusahaan berupa Audit MTV (pihak ketiga”,) kata manager.

Sebagaimana diketahui bahwa Perusahaan PT Perkebunan Nusantara IV regional I PKS Sei mangkei melakukan audit berkala terhadap kebijakan HDPE, kemitraan, pembinaan dan membangun kemitraan langsung dengan koperasi petani swadaya (SCOOP) atau agen untuk memastikan pasokan yang stabil dan bersertifikat, penyusunan harga adil, mematuhi regulasi harga TBS yang ditetapkan pemerintah, bahkan beberapa perusahaan membeli dengan harga lebih tinggi dari harga pasar dalam kondisi tertentu untuk mendukung petani.

Dijelaskan oleh manager Muhammad Abdu bahwa digitalisasi dan ketelusuran “menerapkan sistem ketelusuran hingga ke tingkat perkebunan swadaya untuk memverifikasi sumber buah (TBS), optimalisasi pengadaan, meningkatkan Net Profit Margin (NPM) perusahaan melalui manajemen rantai pasok TBS eksternal yang efisien”, jelasnya.

Strategis ini krusial untuk memastikan pasokan TBS yang berkelanjutan dan patuh aturan bagi pabrik kelapa sawit.
Manajemen PKS Sei mangkei mengharapkan PKS ini menjadi bermanfaat untuk masyarakat sekitar (petani), atas keberdayaan PKS Sei mangkei di kecamatan Bosar Maligas ini juga dapat meningkatkan taraf hidup petani.

PKS Sei mangkei kepada petani dilakukan pelatihan dan pembinaan RSPO “penanganan pestisida, kreteria matang panen, semua ini dilakukan agar petani tidak lagi dibodohi oleh tengkulak (agen) yang membeli TBS dengan harga murah, dengan melakukan program tersebut diharapan manajemen PKS Sei Mangkei dapat menjaga mutu pembelian TBS Pihak ketiga dan mendapatkan hasil produksi yang lebih baik.[Sgn]
.

359 Pembaca
error: Content is protected !!