Cekcok Rumah Tangga, Riski Saputra Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

Kanarsimalungun.com || BATU BARA — Diduga karena istrinya pergi meninggalkan dirinya,seorang pria Riski Saputra mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di dapur rumahnya di Dusun IV Desa Pematang Kuing Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara, Senin (19/05/2025) sore.

Sebelum pergi suami istri tersebut sempat cekcok diakibatkan korban sampai saat ini tidak memiliki pekerjaan dan selalu meminta uang kepada orang tuanya.

Korban ditemukan tewas tergantung pertama sekali oleh ibunya Sumini (65) setiba di rumah sehabis bekerja.

Sesampainya di rumah dan masuk kedalam rumah, Sumini menjerit melihat anaknya sudah tergantung dengan menggunakan tali.

Jeritannya didengar tetangga yang langsung menghambur menuju rumahnya. Kepada warga, Sumini meminta tolong memotong tali yang mengikat leher korban.

Kapolsek Indrapura AKP Reynold Silalahi melalui Kasi Humas Polres Batu Bara Iptu Ahmad Fahmi membenarkan peristiwa gantung diri tersebut.

“Benar ada satu orang laki – laki yang diketahui bernama Riski Saputra telah meninggal dunia dalam keadaan tergantung dengan menggunakan tali tambang warna hijau dan kuning yang terikat di kayu bagian dapur rumahnya,” ujar Iptu Fahmi.

Dikatakan Iptu Fahmi, Kapolsek Indrapura yang dikhabari perangkat desa langsung meluncur bersama anggota ke tempat kejadian peristiwa (TKP) sembari membawa petugas medis.

Selanjutnya dilakukan identifikasi, olah TKP dan visum oleh petugas medis. Dari hasil pemeriksaan luar
terhadap korban tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan namun  ditemukan Cairan Sperma pada bagian kemaluan dan lidah tergigit serta mengeluarkan kotoran.

Setelah membuat surat pernyataan menerima kematian korban dan menyatakan keberatan dilakukan otopsi, jenasah korban diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan pada Selasa 20 Mei 2025 pagi.(Martua)

734 Pembaca
error: Content is protected !!