Rapat Paripurna, Pemkab Batu Bara Ajukan R-PAPBD 2022

Rabu 27 Juli 2022

Kabarsimalungun.com ||| BATU BARA — Pemkab Batu Bara melalui Wakil Bupati Batu Bara Oky Iqbal Frima mengajukan  rancangan P-APBD tahun anggaran 2022 pada rapat paripurna DPRD Batu Bara dipimpin Ketua DPRD M Safi’i, Selasa (27/7/22).

Pada penyampaian kebijakan umum perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P-APBD) tahun anggaran 2022, Wakil Bupati mengungkapkan Pendapatan Daerah diproyeksikan menjadi Rp 1.176.659.396.981.

Sedangkan belanja daerah pada perubahan APBD tahun anggaran 2022, diproyeksikan sebesar Rp  1.380.099.697.330,-

Dengan demikian defisit APBD Kabupaten Batu Bara setelah perubahan menjadi  Rp 203.440.300.349.

Pendapatan tersebut dirinci menjadi target pendapatan asli daerah (PAD) sebelum perubahan APBD 2022 sebesar Rp 139.914.853.991,-

diproyeksikan meningkat sebesar Rp 13.722.459.949.

Dengan demikian PAD menjadi sebesar Rp 153.637.313.940 pada P-APBD tahun 2022.

Sementara pendapatan transfer sebelum perubahan APBD 2022 sebesar Rp 999.793.254.229 diproyeksikan meningkat sebesar Rp 23.228.828.812.

Dengan demikian pendapatan dari transfer menjadi sebesar Rp 1.023.022.083.041 pada P-APBD tahun 2022.

Sedangkan belanja daerah

sebesar Rp  1.380.099.697.330 dirinci menjadi belanja operasional sebelum perubahan APBD 2022 sebesar Rp 845.556.127.015.

diproyeksikan meningkat sebesar Rp 60.160.581.270

Dengan demikian belanja operasional menjadi Rp 905.716.708.285.

Sementara belanja modal sebelum perubahan APBD 2022 sebesar Rp  231.317.327.239 diperkirakan

meningkat sebesar Rp  38.453.814.906 sehingga menjadi sebesar Rp 269.771.142.145 pada P-APBD tahun 2022.

Demikian pula belanja tidak terduga diproyeksikan sebesar Rp.16.000.000.000.

dan Belanja transfer sebesar Rp 188.611.846.900 pada P-APBD tahun 2022.

Selanjutnya proyeksi  pembiayaan daerah pada perubahan APBD tahun anggaran 2022 adalah sebesar Rp 203.440.300.349  bersumber dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp  222.863.107.415 dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 19.422.807.066,

Dipaparkan Wabup Batu Bara, penerimaan pembiayaan Pemkab  bersumber dari
sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) pada perubahan APBD 2022 sebesar Rp 122.863.107.415

dan penerimaan pinjaman daerah sebesar Rp 100.000.000.000.

Terkait pengeluaran pembiayaan dipaparkan Oky terdiri dari penyertaan modal daerah sebesar Rp  8.000.000.000 dan pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo sebesar Rp 11.422.807.066.

Saat penyampaian rancangan kebijakan umum perubahan anggaran serta prioritas plafon anggaran sementara perubahan APBD tahun anggaran 2022, Pemkab Batu Bara melalui Wakil Bupati Batu Bara Oky Iqbal Frima

mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batu Bara diproyeksikan sebesar 2,5-4,0%; Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 68,72%; tingkat kemiskinan 11,75%; dan indeks gini sebesar 0,23%.

Wakil Bupati juga menyebutkan,
kekuatan sumber daya merupakan peluang yang harus kita manfaatkan sebagai modal untuk mendorong terwujudnya pertumbuhan perekonomian daerah yang berkelanjutan dan pembangunan infrastruktur yang meningkatkan konektivitas serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Batu Bara.(Martua)

550 Pembaca
error: Content is protected !!