foto hanya ilustrasi
Simalungun, Akhir-akhir ini Masyarakat dari beberapa elemen dan media sedang menyoroti maraknya peredaran narkoba di Kabupaten Simalungun, terkhusus Kecamatan Bandar, Bandar Masilam dan Bosar Maligas.
Pemberitaan yang sudah ditelusuri masyarakat dan awak media kebenarannya telah membuat gerah para Bandar Narkoba dan APH yang selama ini diduga melakukan pembicaraan.
Selain itu dugaan penerimaan atensi mingguan untuk oknum-oknum APH menjadi penyelamat para Bandar dan menjadi senjata imunitas kebal hukum buat para bandar.
Anehnya, pemberitaan yang disampaikan sesuai hasil penelusuran awak media dan keterangan masyarakat dinilai menjadi batu sandungan yang mengganjal untuk para Bandar dan APH di Kabupaten Simalungun.
Mirisnya, paska pemberitaan yang mengguncang jagat raya membuat APH gelap mata dan mulai atur strategi untuk membangun narasi terhadap pemberitaan yang beredar.
Hal itu disampaikan warga Kecamatan Bandar, Nagori Bandar Jawa, SR, Kepada awak media Sr menyebutkan sedang menerima kedatangan Aparat Penegak Hukum terkait narasi berita narkoba yang beredar.
“Kemarin aku ditelpon dan jumpa langsung sama Aparat Penegak Hukum untuk menanyakan keberadaan DIAN ALIAS SENTUL,
“Mereka bilang ada pemberitaan terkait narkoba, kami mau menjumpai DIAN Alias SENTUL untuk klarifikasi APH menerima atensi mingguan dari para Bandar”
“Aneh juga bg, harusnya sebagai penegak hukum, mereka bukan minta klarifikasi tapi harus langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan hingga penangkapan kepada para bandar, ini malah minta klarifikasi kepada Bandarnya….
Ya kalau klarifikasi para bandar narkoba ya itu gak ada pengakuan bersalah lah kalau bandar narkoba itu mengaku udah penuh penjara, betulkan bang?, kami berharap peredaran narkoba yang sudah sangat meresahkan itu segera di berantas oleh APH dan jangan tebang pilih, lagi”, sebut Sr.
Terpisah, Informasi kebal hukumnya para Bandar Narkoba terungkap, PUTRA alia Bontot dengan lantang dan menantang dengan menyebutkan tidak akan pernah takut dengan pemberitaan dan silahkan main gas-gas persi masing-masing.
“Ini kata mereka para Bandar itu bang, “siapa rupanya yang naikkan berita itu, ya sudahlah kita main gas-gas aja, kami (PUTRA alias Bontot-red) dan cs tidak takut dengan pemberitaan, mau ratusan media pun jadi, karena kami udah setor mingguan kepada APH dan kami dibekingi oleh Polsek Perdagangan dan Polres Simalungun”,sebut sumber yang tidak ingin namanya di publikasikan.
Sementara, Kapolres Simalungun dan Kapolsek Perdagangan belum memberikan keterangan resmi atas dugaan menjadi beking Bandar Narkoba bernama PUTRA alias BONTOT dan cs nya, bila tidak membekingi dan menerima atensi dari para Bandar Narkoba segera melakukan pemberantasan atas kebal hukumnya PUTRA alias BONTOT dan CS. awak media dan masyarakat Simalungun masih menunggu kinerja APH dalam memberantas narkoba di Kabupaten Simalungun.
(Tim-Red)
Catatan Redaksi:
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel ini, mereka dapat mengirimkan sanggahan atau koreksi kepada redaksi kami sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Artikel atau berita sanggahan dapat dikirim melalui email media kabarsimalungun.com, atau nomor kontak yang tersedia di box redaksi.






























