Groundbreaking Revitalisasi Terminal Tipe A – Amplas dan Lounching Kenderaan umum (Bus – BTS) Berbasis Perkotaan di Medan

Medan, Groundbreaking Revitalisasi Terminal Tipe A – Amplas dan Lounching Kenderaan umum (Bus – BTS) Berbasis Perkotaan di Medan

Menteri Perhubungan Republik Indonesia Bpk. Budi Karya Sumadi berkesempatan langsung melakukan peletakan batu pertama Groundbreaking Revitalisasi terminal type – A Amplas Medan, Minggu, 8 November 2020.

Acara yang berlangsung di Terminal Amplas Medan dimulai jam 10.00 WIB s/d jam 11.30 WIB. Dihadiri oleh beberapa undangan yang terbatas dan acara yang sangat sederhana ini mengingat suasana Pendemi Corono.

Hadir pada acara tersebut Gubernur Sumatera Utara, Bpk. Edy Rahmayadi, Pandam I BB, Bapak. Mayjend. TNI. Irwansyah, tampak juga Bpk. Joni Allen Marbun dari Komisi 5, komisi 5 adalah yang menangani infrastruktur dan transportasi, juga tampak Pjs. Walikota Medan Bpk. Arif Sudarto Trinugroho dan dari kepolisian diwakili oleh Kapolrestabes Medan Bapak. KBP. Riko Sunarko, selain itu juga ada dari Kejaksaan, beberapa anggota komisi V lainya, Ketua DPD Organda, IPKBI, dll.

Acara dimulai berkisar pukul 10.00 WiB dengan diawali menyanyikan lagu Indonesia raya, kemudian menyanyikan hymne Perhubungan dimana semua hadirin dan Undangan berdiri.

Pada kata sambutan pembukaan Dirjen. Hubungan Darat di Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Budi Setyadi SH, M.Si, memaparkan bahwasanya ground breaking terminal type A – Amplas Medan adalah sebagai kesiapan aspek sarana dan prasarana hubungan darat yang sebelumnya udah dilakukan di beberapa daerah. Yang merupakan masuk dalam program Pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden RI sekarang ini.

Revitalisasi Terminal Type A – Amplas ini dianggarkan memakan biaya 45 Milyar dan masa pekerjaan adalah 3 tahun, demikian paparnya.
Selain itu papar beliau pada hari ini juga akan dilaunching penggunaan Kenderaan Umum Berbasis Perkotaan dengan diistilahkan Bus Buy The Service (BTS), Bus dengan sistem yang modern yaitu type pembayaran tanpa tunai (cashless) dan fasilitas modern lainya.

Bus buy the service (BTS)ini direncanakan akan mempunyai 5 koridor dengan titik akhir kesemuanya di Lapangan Merdeka Medan.

Beberapa koridor yang direncanakan pada Bus Buy The Service (BTS), sbb :
Koridor Terminal Pinan Baris – Lapangan Merdeka, Koridor Terminal Amplas – Lapangan Merdeka, Koridor Belawan – Lapangan Merdeka, Koridor Medan Tuntunan – Lapangan Merdeka kemudian Medan Tembung – Lapangan Merdeka, dimana pada saat launching sampai dengan akhir tahun digratiskan bagi penumpangnya.

Dengan adanya Bus BTS ini maka akan menimbulkan minat naik Kenderaan umum, dan akan mengurangi penggunaan Kenderaan pribadi oleh masyarakat sehingga perkotaan lebih ramah lingkungan juga mengurangi kemacetan, sesuai uraian Bapak. Dirjen Hubungan Darat Bapak. Budi Setyadi.

Acara Groundbreaking revitalisasi ini juga selanjutnya dilakukan peletakan batu pertama pembangunanya yang dilakukan bergantian dari Bapak Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, kemudian Bapak Gubernur dan Bapak Jhoni Allen Marbun dan diakhiri pelepasan perjalanan perdana Bus Buy The Service (BTS) tersebut.

Bambang Supriadi S

143 Pembaca
error: Content is protected !!